Perbedaan Berlian Sintetis dengan Berlian Asli: Bagaimana dengan Nilai Jual Kembalinya?
Saat membeli perhiasan berlian, Diamondlovers mungkin tidak hanya berpikir mengenai model perhiasan mana yang akan membuat Diamondlovers tampak lebih menawan, namun juga mana yang akan menguntungkan jika dijual di masa yang akan datang? Nah, melalui artikel berikut, Diamond&Co akan membahas mengenai perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli, terutama pada nilai jual kembalinya.
Baca juga: Berlian Sintetis dan Berlian Asli dari Alam: Mana yang Lebih Populer di Dunia Perhiasan Saat Ini?
Apa Itu Nilai Jual Kembali Berlian?
Sebelum kita membahas nilai jual kembali yang menjadi perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli dari alam, Diamondlovers tentu terlebih dahulu harus mengetahui apa itu nilai jual kembali.
Nilai jual kembali berlian adalah perkiraan nilai yang bisa diperoleh ketika berlian atau perhiasan berlian dijual kembali kepada pihak lain setelah pembelian. Nilai ini biasanya tidak sama dengan harga saat pertama kali perhiasan berlian dibeli oleh Diamondlovers.
Faktor yang Memengaruhi Nilai Jual Kembali Berlian
Semua berlian, mulai dari batu yang menghiasi cincin pertunangan hingga sepasang anting berlian, tentu memiliki nilai jual kembali. Namun, harga jual berlian hampir selalu lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah yang Diamondlovers bayarkan untuk membeli berlian tersebut saat masih baru. Nilai jual kembali berlian sebagian besar dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.
- Permintaan pasar: Berlian yang lebih langka, terutama yang berukuran lebih dari 1 karat atau dengan kualitas kejernihan dan warna yang tinggi, selalu memiliki banyak peminat.
- Kelangkaan: Semakin langka sebuah berlian, maka akan semakin tinggi pula nilainya.
- Sertifikasi Berlian: Berlian dengan sertifikasi dari lembaga terkemuka seperti GIA cenderung memiliki harga jual kembali yang lebih tinggi.
- Kondisi: Berlian yang terawat dengan baik dan masih dalam bingkai aslinya biasanya memiliki harga jual berlian yang lebih tinggi.
Perbedaan Berlian Sintetis dengan Berlian Asli: Harga vs Nilai Jual
Harga berlian sangat bervariasi tergantung pada berat karat, potongan, kejernihan, warna, dan apakah batu tersebut alami atau buatan laboratorium. Karena kelangkaannya, harga berlian alami terus mengalami kenaikan nilai rata-rata sebanyak 2-3% per tahun selama 50 tahun terakhir.
Di sisi lain, berlian sintetis yang diproduksi secara massal dengan cepat membuat pasokannya melimpah sehingga harganya cenderung tidak stabil. Dalam 5 tahun terakhir, nilai berlian buatan laboratorium bahkan sudah menurun lebih dari 80%. Hal inilah yang menjadi salah satu perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli dari alam.
Perbedaan Harga Berlian Sintetis dan Berlian Asli dari Alam
Harga sebuah berlian sangat dipengaruhi oleh faktor 4C, yaitu cut (potongan), color (warna), clarity (kejernihan), dan carat (berat karat). Keempat faktor ini menentukan seberapa langka dan unik sebuah berlian, sehingga Diamondlovers harus memerhatikannya sebelum melakukan pembelian.
- Carat (berat karat): Semakin besar, semakin langka. Berlian yang lebih besar jauh lebih sulit ditemukan, sehingga nilainya ikut meningkat seiring dengan pertambahan ukurannya.
- Clarity (kejernihan): Kejernihan berlian diukur dari seberapa bebasnya berlian tersebut dari inklusi internal atau noda eksternal. Semakin jernih sebuah berlian, maka semakin langka dan berharga berlian tersebut.
- Color (warna): Warna berlian, khususnya pada colorless diamond atau berlian tanpa warna, dinilai berdasarkan skala dari D (tidak berwarna) hingga Z (berwarna kuning atau cokelat). Semakin dekat warna berlian dengan skala D, maka semakin berharga berlian tersebut.
- Cut (potongan): Potongan berlian akan memengaruhi kilau dan daya tariknya secara keseluruhan. Meski pengaruhnya terhadap nilai tidak sebesar faktor 4C yang lain, round brilliant cut diamond sering kali dihargai lebih tinggi karena keahlian yang dibutuhkan untuk menyempurnakan kilaunya.
Lalu, jika berbicara mengenai perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli dari alam, bagaimana dengan harganya? Harga berlian sintetis umumnya lebih rendah 30-80% dari berlian asli yang terbentuk di alam.
Perbedaan harga yang cukup jauh ini disebabkan oleh satu faktor yang mendasar, yaitu kelangkaan. Berlian alami yang terbentuk jauh di dalam Bumi selama miliaran tahun adalah komoditas yang sangat langka. Pasokannya yang terbatas ini kemudian memengaruhi nilai jangka panjangnya.
Di sisi lain, berlian sintetis yang ditumbuhkan di laboratorium dapat diproduksi secara massal dalam lingkungan yang terkontrol sehingga mudah didapatkan dan akhirnya menurunkan nilainya.
Nilai Jual Kembali Berlian Alami vs Berlian Sintetis
Selain harga, perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli dari alam juga terletak pada nilai jual kembalinya. Berlian alami umumnya memiliki nilai jual kembali yang tinggi.
Meski semua berlian mengalami penyusutan nilai setelah pembelian, berlian alami berkualitas tinggi bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilainya dari waktu ke waktu. Hal ini membuatnya menjadi aset investasi yang menarik.
Sebaliknya, berlian sintetis dapat diproduksi tanpa batas dan pasokannya hampir tidak terbatas. Hal ini menjadikannya pilihan investasi yang kurang menarik. Dalam banyak kasus, mereka yang mencoba menjual kembali berlian sintetis menerima penawaran jauh di bawah harga pembelian aslinya. Lalu, jika berbicara mengenai nilai jual kembalinya, seberapa banyak perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli dari alam?
Harga jual berlian “bekas” atau nilai jual kembali berlian asli dari alam biasanya berkisar antara 20% hingga 60% dari harga pembeliannya. Namun, hal ini sangat bergantung pada di mana Diamondlovers menjual perhiasan berlian tersebut. Dikutip dari website Washington Diamond, berikut estimasi harga jual berlian asli dari alam berdasarkan saluran penjualan yang digunakan.
| Saluran Penjualan | Nilai Jual Kembali (% dari harga beli) |
| Penawaran dari toko perhiasan/penjual | 20% - 40% |
| Lelang online | 40% - 60% |
| Transaksi antar individu | 50% - 70% |
| Toko gadai | 20% - 30% |
Jika harga jual berlian alami berkisar antara 20%–60% dari harga pembeliannya, lalu bagaimana dengan berlian sintetis? Berlian yang ditumbuhkan di laboratorium memiliki nilai jual kembali yang sangat rendah, hanya sekitar 1% hingga 5% dari harga pembeliannya.
Hal ini tentu menjadikannya sebagai pilihan yang kurang tepat untuk Diamondlovers yang ingin menjadikan perhiasan sebagai aset yang memiliki nilai jual tinggi di kemudian hari.
Baca juga: Perbedaan Berlian Sintetis dengan Berlian Asli dari Alam: Adakah Bedanya Setelah Menjadi Perhiasan?
Tampil Memukau dengan Perhiasan Berlian Alami dari Diamond&Co
Diamond Ladies Ring DRS0383 Diamond Ladies Ring DRF0029 Diamond Ladies Ring DRF0367 IDR 12,186,000 Diamond 1 = 0.3000 TCW J/VS2 Specification IDR 12,899,000 Tampil lebih cantik dan berkilau dengan cincin berlian dari Diamond n Co. Specification IDR 7,699,000 Tampil cantik dan berkilau dengan cincin berlian dari Diamond & Co. Specification
Descriptions & Detail
Descriptions & Detail
Descriptions & Detail
Setelah mengetahui perbedaan berlian sintetis dengan berlian asli dari alam, khususnya pada harga dan nilai jual kembali, mana yang akan Diamondlovers pilih sebagai perhiasan? Nah, untuk Diamondlovers yang ingin tampil menawan dan elegan dengan perhiasan berlian alami, Diamond&Co memiliki berbagai model dan desain perhiasan yang bisa dipilih.
Mulai dari cincin dengan tampilan klasik dan timeless, perhiasan dengan kesan vintage, hingga sesuatu yang unik dan personal, Diamond&Co memiliki berbagai koleksi yang Diamondlovers butuhkan untuk tampil menawan.
Selain mengunjungi butik perhiasan kami secara langsung, Diamondlovers juga bisa menjelajahi keindahan koleksi perhiasan dengan melihat katalog produk kami secara online melalui www.diamondnco.id.
Sedangkan untuk Diamondlovers yang penasaran mengenai harga jual berlian dari Diamond&Co, Diamondlovers bisa melihatnya melalui laman Prosedur Penjualan Kembali dan Tukar Tambah.





















